Wednesday, 08 Sep 2010
You are here: Home Kegiatan Pokok Pangetu
Kegiatan Pokok Pangestu PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 10 March 2010 16:06

KEGIATAN POKOK PANGESTU

Kegiatan Pokok Pangestu diselenggarakan oleh Cabang-cabang Pangestu yang terdiri dari :
1.    Penaburan Pepadang
Setiap Cabang Pangestu yang telah siap dan memiliki kemampuan, mempunyai tugas untuk melaksanakan kegiatan Ceramah Penerangan bagi anggota masyarakat yang berminat untuk mengenal dan mempelajari ajaran Sang Guru Sejati. Dalam Ceramah Penerangan tersebut disampaikan pokok-pokok isi ajaran Sang Guru Sejati secara sistematis serta tentang organisasi Pangestu.
Pelaksanaan Ceramah Penerangan dilandasi oleh prinsip TPTP, yaitu tanpa pamrih dan tanpa paksaan serta diberikan secara gratis bagi mereka yang percaya dan membutuhkan.

Setelah mengikuti rangkaian Ceramah Penerangan, para Peserta berhak menentukan sendiri apakah akan terus memperdalam, menghayati dan melaksanakan Ajaran Sang Guru Sejati atau tidak.
Pelantikan warga baruApabila Peserta berkeinginan untuk melanjutkan memperdalam, menghayati dan melaksanakan Ajaran Sang Guru Sejati, maka yang bersangkutan akan dilantik menjadi Anggota Pangestu dalam acara Pelantikan Anggota Baru oleh Cabang Pangestu yang terkait.

 

 

 

 

2.    Pemeliharaan Pepadang
Kegiatan Pemeliharaan Pepadang ditujukan kepada para anggota Pangestu, untuk meningkatkan penghayatan, kesadaran dan kemampuan dalam melaksanakan Ajaran Sang Guru Sejati dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Pemeliharaan Pepadang diselenggarakan oleh Cabang Pangestu dalam bentuk pertemuan periodik, yaitu:
-    Olah Rasa, pertemuan organisasi di mana dipaparkan dan diuraikan substansi Ajaran Sang Guru Sejati oleh Pengisi Olah Rasa serta penyampaian kesaksian dan pengalaman dari anggota dalam menghayati dan melaksanakan ajaran Sang Guru Sejati.
-    Ajar Pustaka, pertemuan kelompok untuk mendalami bersama Ajaran Sang Guru Sejati sebagaimana termaktub dalam buku Sasangka Jati dan buku-buku wajib lainnya.
-    Anjangsana, pertemuan antara para anggota Pangestu dari lingkungan Cabang/Koordinator Daerah yang berbeda dalam rangka meningkatkan kerukunan dan keakraban antar anggota.


3.    Pemeliharaan Kancah Pepadang
Pangestu sebagai organisasi diistilahkan sebagai kancah Pepadang. Kegiatan Pemeliharan Kancah Pepadang adalah kegiatan dalam rangka pengurusan organisasi Pangestu, baik di tingkat Pusat, cabang maupun tingkat Ranting.

Kegiatan Pemeliharaan Kancah Pepadang, antara lain:

-    Kongres Pangestu yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali
-    Musyawarah Anggota Cabang
-    Rapat-rapat Pengurus Pangestu, baik di tingkat Pusat, Cabang atau Ranting
-    Rapat-rapat Koordinasi antar Koordinator Daerah dan Cabang
-    Sarasehan dan berbagai bentuk pertemuan lain yang membicarakan dan membahas masalah organisasi.

Menyadari bahwa Pangestu berada, tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, maka seluruh jajaran Pengurus Pangestu dalam mengelola organisasi Pangestu selalu berupaya untuk menyesuaikan gerak langkah organisasi Pangestu dengan perubahan dan perkembangan keadaan serta kemajuan budaya, teknologi serta tatanan masyarakat di mana Pangestu berada.
Pangestu juga senantiasa berupaya terus menerus secara berkelanjutan untuk memberikan kontribusi positif terhadap setiap perubahan dan perkembangan masyarakat dalam rangka memayu hayuning bawana (membangun kesejahteraan dunia), agar tercipta kondisi dan tatanan masyarakat yang tenteram dan sejahtera sesuai dengan Kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

4.    Pembinaan Wanita dan Adiyuswa
Wanita dalam kodratnya memiliki posisi, fungsi dan peran sebagai pendidik yang pertama dan utama bagi putra-putrinya. Oleh karena itu peran wanita dalam keluarga sangat penting dan strategis untuk membina keluarga yang mampu menghasilkan purusatama, yaitu insan-teladan kekasih Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga diperlukan pembinaan yang bersifat khusus, agar meningkatkan kemampuan dalam mendidik dan membimbing putra-putrinya.
Setiap orang mengalami proses pertambahan usia yang akhirnya bagi yang dikaruniai panjang umur akan mengalami periode adiyuswa (usia lanjut). Agar yang bersangkutan tetap berjalan di jalan benar sesuai ajaran Sang Guru Sejati perlu diberikan pendampingan dan bimbingan yang bersifat khusus.

5.    Pembinaan Generasi Muda
Pembangunan watak utama dan upaya untuk menumbuhkan rasa berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa yang efektif dan terbaik adalah apabila dimulai sejak usia dini. Masa kanak-kanak, remaja dan pemuda adalah saat terbaik umtuk pembentukan watak utama dan menyemaikan bibit ke-Allah-an yang telah ada di dalam jiwanya untuk memberikan bekal kehidupan kepada yang bersangkutan dalam mengarungi kehidupan bermasyarakat dan bernegara di kemudian hari.
Diperlukan pola kegiatan dan pembinaan yang sesuai dengan karakterisik dan kondisi kejiwaan generasi muda yang dinamis dan enerjik.

Pembinaan Generasi muda, terdiri dari :
-    Pamiwahan Putra, bagi usia kanak-kanak
-    Pembinaan Remaja, bagi yang berusia 6 – 15 tahun
-    Pembinaan Pemuda, bagi yang berusia < 15 tahun sampai menjelang dewasa

 

Comments (0)
Only registered users can write comments!

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Last Updated on Wednesday, 10 March 2010 16:48